Pemberdayaan Peran Orang Tua Dalam Rangka Program Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut Sejak Dini (Simuji)
Keywords:
edukasi kesehatan, kesehatan gigi dan mulut, anak usia dini, pengetahuan orang tua, simujiAbstract
Kesehatan gigi dan mulut pada anak usia dini sangat dipengaruhi oleh pengetahuan dan peran orang tua dalam membentuk kebiasaan menyikat gigi, memilih makanan, serta melakukan pemeriksaan gigi secara rutin. Program SIMUJI (Sehat Gigi dan Mulut Sejak Dini) dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut anak. Kegiatan ini dilaksanakan di TK Islam Al Azhar 13 Rawamangun, Jakarta Timur, dengan melibatkan orang tua, guru, dan murid. Metode kegiatan berupa edukasi atau penyuluhan menggunakan media flipchart, pemeriksaan gigi, kegiatan menyikat gigi bersama, serta monitoring melalui grup WhatsApp. Tingkat pengetahuan orang tua diukur menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Data dari 17 responden dianalisis menggunakan paired t-test dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata nilai pengetahuan orang tua meningkat dari 8,14 ± 1,11 pada pre-test menjadi 16,86 ± 1,00 pada post-test, dengan nilai p<0,0001. Peningkatan yang signifikan juga ditemukan pada topik pertumbuhan gigi permanen pertama, perawatan gigi susu, penggunaan pasta gigi pada anak, waktu menyikat gigi, dan penanganan gigi susu berlubang. Namun, tidak ditemukan peningkatan yang signifikan pada topik makanan untuk tumbuh kembang anak (p=0,5795). Kegiatan edukasi melalui program SIMUJI efektif meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai kesehatan gigi dan mulut anak. Edukasi berkelanjutan, terutama mengenai pola makan dan pembatasan konsumsi gula, diperlukan untuk mendukung terbentuknya kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini.