Prestasi Akademik Siswa SDIT Nur Hidayah Berkaitan dengan Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut yang Baik

Authors

  • Noor Hafida Widyastuti Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Rini Puspita Sari Univeristas Muhammadiyah Surakarta
  • Dwita Rihhadatul Aisy Univeristas Muhammadiyah Surakarta
  • Annisa Melati Univeristas Muhammadiyah Surakarta

Keywords:

anak sekolah dasar, kesehatan gigi dan mulut, prestasi akademik, Pengabdian masyarakat, edukasi kesehatan

Abstract

Kesehatan mulut yang buruk dapat menyebabkan rasa sakit, yang mengganggu kenyamanan, konsentrasi, kehadiran di sekolah, dan proses belajar anak-anak. Proyek pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam menjaga kesehatan mulut sekaligus mendukung kemajuan akademik mereka melalui pendekatan berbasis sekolah. Proyek ini dilaksanakan bersama 24 siswa Kelas 1A SDIT Nur Hidayah Surakarta, dengan menggunakan metodologi kuantitatif, deskriptif, dan partisipatif. Kegiatan yang dilakukan meliputi koordinasi dengan pihak sekolah, melakukan observasi awal, melakukan pemeriksaan sederhana menggunakan indeks DMF-T dan def-t, memberikan edukasi interaktif, mendemonstrasikan teknik menyikat gigi, mempraktikkan menyikat gigi secara berkelompok, serta memantau perkembangan melalui buku catatan yang melibatkan guru dan orang tua. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tujuh siswa (29,1%) memiliki kesehatan gigi yang baik, enam siswa (25%) berada dalam kategori sedang, dan 11 siswa (45,7%) berada dalam kategori buruk. Berdasarkan penilaian rapor semester pertama, 15 siswa (62,5%) berprestasi baik secara akademis, sedangkan sembilan siswa (37,5%) memperoleh nilai sedang. Sebuah analisis chi-square menemukan hubungan yang kuat antara kesehatan gigi siswa dan prestasi akademik (p=0,000). Upaya ini menunjukkan bahwa pengajaran interaktif, demonstrasi, praktik langsung, dan pemantauan berkelanjutan merupakan cara-cara sederhana untuk meningkatkan kebiasaan menjaga kesehatan mulut. Agar dapat berkelanjutan, program ini sebaiknya dilaksanakan melalui kerja sama dengan sekolah, keluarga, dan penyedia layanan kesehatan. Hal ini mencakup pengawasan saat menyikat gigi, sesi edukasi berkala, pemeriksaan rutin, serta perawatan gigi lanjutan.

Downloads

Published

2026-08-31