Gambaran Status Kebersihan Gigi dan Mulut (OHI-S) pada Pasien Kegiatan BKGN Sebagian Program Pengabdian Masyarakat di RSGMP Baiturrahmah Tahun 2025

Authors

  • Netta Anggraini Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Baiturrahmah, Padang, Indonesia
  • Citra Lestari Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Baiturrahmah, Padang, Indonesia
  • Hamdy Lisfrizal Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Baiturrahmah, Padang, Indonesia
  • Syakira Awlia Syah Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Baiturrahmah, Padang, Indonesia
  • Yessa Afri Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Baiturrahmah, Padang, Indonesia
  • Diana Fitri Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Baiturrahmah, Padang, Indonesia
  • Wahdini Amanda Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Baiturrahmah, Padang, Indonesia
  • Ayu Siagian Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Baiturrahmah, Padang, Indonesia
  • Dicky Firdaus Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Baiturrahmah, Padang, Indonesia
  • Maysaroh Maysaroh Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Baiturrahmah, Padang, Indonesia
  • Refika Ananta Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Baiturrahmah, Padang, Indonesia

Keywords:

Kebersihan gigi dan mulut, OHI-S, penyakit periodontal

Abstract

Penyakit periodontal merupakan masalah kesehatan mulut yang sering dijumpai dan berhubungan erat dengan buruknya kebersihan gigi maupun mulut. Penilaian kebersihan mulut dapat dilakukan menggunakan OHI-S (Oral Hygiene Index-Simplified), yang mencerminkan tingkat kebersihan mulut melalui pengukuran debris dan kalkulus. Studi ini mempunyai tujuan guna menggambarkanstatus kebersihan gigi serta mulut pasien yang dating ke Bagian Periodonsia Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGMP) Baiturrahmah selama pelaksanaan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) tahun 2025. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif melalui rancangan accidental sampling melibatkan 181 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Pemeriksaan dilakukan menggunakan metode Greene dan Vermillion pada enam gigi indeks, kemudian hasil dikategorikan buruk, sedang, dan baik. Temuan ini memperlihatkan bahwasanya sebagian besar pasien memiliki status kebersihan gigi maupun mulut yang berkategori sedang berjumlah 103 orang (58,5%), berkategori baik 49 orang (27,8%), serta berkategori buruk 24 orang (13,7%). Hasil tersebut menandakan bahwasanyatingkat kebersihan gigi serta mulut masyarakat masih perlu ditingkatkan. Walaupun sebagian pasien telah menjaga kebersihan gigi dengan cukup baik, masih terdapat banyak individu dengan kebersihan sedang hingga buruk yang berpotensi mengalami penyakit periodontal. Diperlukan upaya edukasi dan promosi kesehatan gigi secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan gigi serta mulut.

Downloads

Published

2026-08-31