Tingkat Pengetahuan Kegawatdaruratan dan Basic Life Support pada Relawan AMBULANMU
Keywords:
Penyuluhan, basic life support, relawan ambulanAbstract
Kasus kegawatdaruratan medis seperti henti jantung banyak terjadi di masyarakat dan memerlukan penganan awal yang cepat dan tepat. Relawan ambulans merupakan tokoh pertama yang diharapkan dapat memberikan pertolongan pertama pada pasien sebelum penanganan medis di rumah sakit. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan para relawan ambulans dalam menangani kegawatdaruratan dan kesiapannya dalam memberikan Basic Life Support. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan adalah survey dengan membagikan kuesioner kepada 23 relawan. Kegiatan pelatihan BLS ini dilakukan menggunakan metode edukasi dan demonstrasi resusitasi jantung dan paru (RJP) serta praktek melakukan RJP serta evaluasi tingkat pemahanan dan keterampilan peserta. Hasil kuesioner menunjukkan rata-rata nilai pengetahuan relawan masih sangat rendah sebelum dilakukan kegiatan pelatihan ini, yaitu 35,6 (dari nilai keseluruhan maksimal 100). Oleh karena itu, pelatihan kegawatdaruratan dan Basic Life Support secara berkelanjutan kepada relawan ambulans dibutuhkan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan penanganan kondisi kegawatdaruratan sehingga relawaan ambulanmu memiliki bekal yang cukup untuk menolong pasien dalam kondisi darurat.