Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Siswa Sekolah Dasar Muhammadiyah Tengahan Sleman Yogyakarta

Authors

  • Sri Utami Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Sri Nabawiyati Nurul Makiyah Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Rokhmayanti Rokhmayanti Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
  • Muhammad Dias Febrian Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Keywords:

Persepsi kesehatan gigi, anak usia sekolah, survei

Abstract

Anak-anak yang memiliki pengetahuan buruk tentang kesehatan gigi mulut cenderung memiliki perilaku kesehatan gigi yang buruk sehingga lebih rentan terhadap infeksi karies gigi, yang dapat mengganggu proses pertumbuhan dan perkembangan. Pendidikan kesehatan gigi bagi anak-anak sekolah dasar berusia 6-12 tahun sangat penting karena pada usia tersebut merupakan periode kritis, baik untuk pertumbuhan gigi mereka maupun perkembangan mental mereka, sehingga memerlukan berbagai metode dan pendekatan untuk menghasilkan pengetahuan, sikap, dan perilaku yang sehat, terutama dalam hal kesehatan gigi. Tujuan program pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan penyuluhan terkait kesehatan gigi mulut serta menggambarkan persepsi kesehatan gigi pada siswa sekolah di SD Muhammadiyah Tengahan Yogyakarta. Sebanyak 109 siswa sekolah diberikan penyuluhan kesehatan gigi mulut serta dilakukan wawancara menggunakan kuesioner mengenai persepsi kesehatan gigi mulut. Hasil program menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata skor pretes dan postes, yaitu sebesar 24 poin untuk siswa perempuan, 20,40 poin untuk siswa laki-laki. Siswa perempuan mengalami karies gigi terbanyak dan tidak merasa malu meskipun memiliki karies gigi. Siswa laki-laki paling banyak mengeluh tentang gusi bengkak.

Downloads

Published

2026-02-27