Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut Melalui Program Cerigi (Ceria Sikat Gigi)

Authors

  • Prastiwi Setianingtyas Departemen Ilmu Kedokteran Gigi Anak Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas YARSI
  • Nurfianti Nurfianti Departemen Ilmu Penyakit Mulut Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas YARSI
  • Ridhayani Ridhayani Departemen Ilmu Material Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas YARSI
  • Runi Oktayani Departemen Konservasi Gigi Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas YARSI
  • Chrisni Oktavia Jusup Departemen Ortodonsia Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas YARSI
  • Dede Arsista Departemen Ilmu Material Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas YARSI
  • Muhamad Zakki Departemen Ilmu Kedokteran Gigi Anak Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas YARSI
  • Nugroho Ahmad Riyadi Departemen Ortodonsia Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas YARSI

Keywords:

edukasi interaktif, kesehatan gigi anak, karies, sikat gigi

Abstract

Karies gigi masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan prevalensi tinggi yaitu 88,8% pada anak usia dini di Indonesia. Edukasi interaktif merupakan metode yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku kesehatan anak. Program CERIGI (Ceria Sikat Gigi) dapat meningkatkan pengetahuan siswa taman kanak-kanak mengenai teknik menyikat gigi yang benar. Kegiatan pengabdian masyarakat menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pre-test dan post-test. Subjek penelitian adalah 25 siswa Kelas B TK Islam Al-Azhar 13 Rawamangun. Edukasi dilakukan secara interaktif melalui media visual, simulasi, permainan edukatif, dan praktik menyikat gigi bersama. Analisis statistik menggunakan uji paired t-test. Nilai rata-rata pre-test sebesar 38,4% meningkat menjadi 88% pada Post-Test. Hasil uji paired t-test menunjukkan perbedaan bermakna secara statistik (p < 0,0001). Kesimpulan dari kegiatan ini edalah edukasi interaktif melalui Program CERIGI secara signifikan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai teknik menyikat gigi yang benar. Pendekatan ini efektif sebagai strategi promotif dan preventif dalam mendukung program Indonesia Bebas Karies 2030.

Downloads

Published

2026-08-31